Si Boneng

tokohapiq-geo.gifAda waktu ketika kita merasa lelah, letih, dan bosan. Itulah perasaan yang sedang dialami oleh setidaknya sekumpulan mahasiswa yang sedang pulang kampung tahun ini. Salah satunya si Boneng. Si Boneng adalah salah satu mahasiswa jurusan teknik di universitas ternama di belahan timur Indonesia. Ia merupakan mahasiswa yang cukup berprestasi baik di segi akademik maupun organisasi. Orangnya dinamis, mudah mengikuti perkembangan zaman. Mudah bergaul, mempunyai kemampuan bersosialisasi yang cukup baik. Alhasil sempat juga ia dipilih menjadi pemimpin di beberapa organisasi ekstra atau intra kampus.

Singkat cerita, si Boneng pulang kampung. Bertemu dengan kawan-kawan SD,SMP, dan SMA yang berkuliah dan ada juga yang sedang bekerja di daerah lain. Membuat acara reunian bersama-sama, si Boneng tenggelam dalam suka cita. Namun, setelah beberapa lama kemudian. Tidak ada aktivitas baru yang lebih menantangnya. Rasa bosan pun mulai datang menghampirinya. Selama seharian penuh kadang-kadang ia hanya berdiam diri di rumah. Bermain musik, bermain permainan yang lain yang bisa membuatnya lupa akan waktu.

Waktu produktifnya selama kuliah seperti tidak berlaku di sini di kampungnya. Semuanya serba tidak terencana. Semua kegiatan yang digagasnya hanya sedikit yang berjalan. Tak tau mengapa seperti itu. Rasa malas si Boneng menjadi-jadi. Pernah pada suatu ketika seharian penuh si Boneng hanya tidur, makan, mandi, nonton tv, dan tidur lagi. Memang sering ia bercerita dan mengeluh belakngan ini karena sakit kepala yang acap kali dirasakannya. Mungkin karena kurangnya kegiatan atau entahlah.

Mahasiswa pada umunya selalu di buru dengan tugas, tugas, dan tugas. Terlebih lagi mahasiswa teknik. Mahasiswa teknik memang punya kehidupan yang menantang. Tugas yang berhamburan dari skala bekicot sampai dewa dibabat habis. Tak peduli hasilnya bagaimana. Yang penting selesai. Proses itu lebih penting dari pada hasil kata orang-orang.

Si boneng adalah tipe-tipe mahasiswa yang perfeksionis. Apabila ada tugas yang sedang di embannya maka sebisa mugkin ia selesaikan dengan sebaik-baiknya. Bila perlu sempurna. Namun, semangatnya yang membara itu kadangkala hanya berada pada masa awal saja. Setelahnya, sering kendor tak menentu kecuali ada penyemanagat baru yang datang menopang. Apalagi kala tugas besar datang ditengah suasana final sedang berlagsung. Luar biasa, si Boneng kadang kala kalang kabut dengan keadan yang menekan.

Suasana kampungnya yang indah sering menggodanya agar keluar lebih jauh untuk sekedar menikmatinya. Kadang si Boneng menurut, terkadang juga tidak. Foto-foto kawan-kawannya yang tengah liburan tersebar di berbagai media sosial dan sering membuatnya iri hati. Kualitas fotonya bagus, bahkan sangat bagus. Di bandingkan dengan foto-foto si Boneng yang lama tidak diperbaharui. Kendala yang menghambat mahasiswa pulang kampung untuk mengeksplorasi daerahnya terdapat pada peralatan yang dimilikinya.

Setidaknya itulah isi pikiran si Boneng. Tanpa adanya perlengkapan jalan-jalan yang memadai, liburannya kali ini bias jadi membosankan. Malu juga katanya bila harus meminjam peralatan teman-teman. Ingin eksis minim usaha. Kira-kira itulah kondisi Si Boneng saat ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s