Bani Israil, Yahudi, Palestina

6813789893_5d8427a5f5

Dewasa ini, kita di hebohkan dengan banyaknya konflik yang terjadi di negara-negara Timur Tengah. Mulai dari Mesir, Irak, Iran, Suriah, sampai Palestina. Konflik yang terjadi di negara-negara tersebut mempunyai beragam latar belakang seperti perebutan kekuasaan, ekspansi wilayah, penguasaan sektor migas dan lain sebagainya.

Tak terhitung banyaknya korban yang berjatuhan dalam konflik yang berkepanjangan di sana. Seperti palestina. Mulai dari anak-anak, wanita, orang dewasa bahkan lansia tak luput menjadi korban keganasan perang antara pemerintah Israel dengan Hamas.

Keinginan Israel untuk menguasai Palestina secara keseluruhan membuat negara ini terus melancarkan bom bardir ke wilayah-wilayah padat penduduk Palestina dengan mengatasnamakan usaha untuk menghabisi Hamas yang bersembunyi.

Dunia pun geram dengan tindakan Israel yang terkesan sewenang-wenang melakukan aksi Militerisme kepada penduduk palestina. Berbagai bangsa di dunia menyerukan untuk bersatu melawan negara zionis tersebut, sebut saja Yordania dan negara-negara islam lainnya.

Seorang yang rasional tentu berpikir apakah sebenarnya keuntungan daripada menguasai Palestina bagi Israel ? Israel merupakan negara yang mempunyai luas 20.770 km2 dengan populasi penduduk 8.238.300. Negara ini tergolong negara yang maju dan menduduki posisi pertama dalam hal konservasi air dan penggunaan energi panas bumi serta pada tahun 2007, Israel memiliki produk domestik bruto ke-44 terbesar dan pendapatan per kapita ke-22 tertinggi (berdasarkan keseimbangan kemampuan berbelanja) di dunia sebesar AS$232,7 miliar dan AS$33.299 secara berurutan.

Namun, mengapa harus menguasai Palestina ? sebagai negara zionis, Israel yang dulunya didirikan oleh kaum Yahudi berpendapat bahwa terdapat tanah yang dijanjikan kepada mereka oleh tuhan, dan tanah yang di maksud adalah Palestina.

Apabila kita telusuri lebih jauh tentang asal muasal Bangsa Israel, kita pasti membahas tentang 3 Nabi yang dalam agama Islam bernama Nabi Ibrahim As., Nabi Ishaq As., dan Nabi Yaqub As.

Nabi Ibrahim As. Adalah salah seorang hamba Allah yang percaya dengan keesaan tuhan. Ia merupakan pelopor dari agama Monotheisme (keyakinan akan tuhan yang satu) Ia juga merupakan ayah dari Nabi Ishaq As. dari ibu yang bernama Sarah. Ajaran yang di bawa oleh Ayahnya kemudian di ajarkan kepada anaknya yang bernama Yaqub. Yang di beri gelar oleh Allah sebagai ‘Israel’ yang berarti hamba Allah. Dari keturunan Nabi Yaqub As. Inilah kemudian istilah Bani Israel disematkan.

Lantas, dari manakah Yahudi itu bermula ? ceritanya belum selesai. Nabi Yaqub As. Kemudian menikahi puteri pamannya, Laban, yang bernama Layya (Lea) dan Rahil (Rachel). Ia juga menikah budak istrinya yang bernama Zulfa dan Balha. Jumalah anak-anak beliau berjumlah 12 laki-laki dan 1 perempuan. Kedua belas anak lelaki inilah cikal bakal dua belas suku besar Bani Israil.

Dari istri Nabi Yaqub As. Layya beliau mempunyai 7 orang anak mereka adalah Rubail (Ruben), Syam’un (Simeon), Lawi (Lewi), Yasakhir, Zabilun dan Dina (satu-satunya perempuan), dan Yahudza (Yahuda, dari nama inilah diambil nama Yahudi).

Sejauh analisa penulis kekejaman bangsa Yahudi saat ini merupakan bentuk pembalasan dendam terhadap kekejaman yang dialami oleh nenek moyang bangsa mereka dahulu yang di tindas serta di perbudak oleh Firaun sebelum kedatangan Nabi Musa As. Raja-raja Hykos yang semula berkuasa dan melindungi Bangsa Israel kemudian dilengserkan oleh pasukan Raja Firaun yang menyerang. Akhirnya, mereka pun diperbudak dan hidup dalam kondisi yang memprihatinkan selama selang waktu yang cukup lama.

Beberapa sumber mengatakan bahwa Bangsa Israel ketika meninggalkan Mesir merupakan Waktu Pembatas antara zaman Darah Asli dengan zaman Darah Campuran. Sebagain dari mereka yang berdiaspora ke Eropa berbaur dengan unsur-unsur Syria dan Anatoli hingga mereka sampai ke pinggir sungai Rhine. Dari sana mereka menyebar ke Eropa dan Rusia. Beberapa waktu kemudian sebagian besar wilayah itu telah menganut agama Yahudi yang mereka bawa. Kaum Fulasya dari Ethiopia, Tzamil dari India, Haraz dari Turki.

Maka yang dihadapi sekarang oleh Palestina sesungguhnya adalah bangsa yang bukan Bangsa Israel, Hamba Tuhan, yang di Istimewakan oleh Allas SWT. Melainkan Bangsa Campuran yang masih berpegang dengan ajaran Musa As. Yang telah di selewengkan oleh suatu kelompok tertentu demi keuntungan pribadi mereka. Itulah yang di sebut dengan Orang Yahudi (Agama Yahudi).

Yahudi yang berkuasa di Palestina sekarang adalah orang-orang Khazar (Kojar) yang mendiami wilayah Kokaz di Rusia Selatan yang memeluk ajaran Taurat pada tahun 740 M. Yahudi Khazar (Kojar) ini kemudian bermigrasi ke Eropa kemudian ke Amerika pada tahun 1881 M. setelah diusir oleh karena berusaha menggulingkan pemerintahan Kaisar Rusia Alexander-Czar II. Mereka juga menghadapi ancaman antisemit karena mereka sangat tidak disukai oleh bangsa manapun, di manapun. Sehingga komunitas mereka di kurung dalam pemukiman-pemukiman yang mengenaskan yang disebut Ghetto.

Dari pandangan penulis, siapapun bangsanya, apapun latar belakang sosial, agamanya apabila telah melakukan tindakan vandalisme kepada bangsa lain. Maka hal tersebut adalah suatu kejahatan yang harus ditindak secara serius. Dalam hal ini Negara Israel, seharusnya mendapatkan perhatian dari semua negara di dunia atas kejahatan genosida dan kejahatan kemanusiaan yang di lakukan mereka kepada warga Palestina sejak akhir abad ke-19 sampai saat ini.

Namun, apalah daya berbagai kepentingan pun turut di pertaruhkan apabila ‘menyetek’ Negara Zionis ini. PBB pun seperti ‘Lembek’, hanya sekedar ‘Ala-ala’ saja, yang penting ‘Formalitas’-nya terpenuhi. Akibatnya konflik terus terjadi secara berkepanjangan.

Negara tersebut bahkan sebenarnya tidak pantas me-Namakan dirinya sebaga ‘Israel’ atau hamba tuhan. Tidak dengan segala macam aksi jahatnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s